first mounth


hari itu datang
sesuatu yang buat aku penasaran sejak 1 tahun belakang
akhirnya Allah mengizinkan aku untuk menikmati alam semesta
merasakan sulit dan segala struggle yang mengiringi perjalanan

pagi itu hujan sampai akhirnya siang cerah
kami berangkat dengan mantap dan bismillah
tapi kesorean dan akhirnya hujan pakai mantel
melanjutkan perjalanan dengan yakin dan doa

sampai tiba malam hari yang sangat dingin
semua isi tas lembab dan basah
tapi untung tidak hipotermia

bangun berharap melihat sunrise
tapi ternyata yang menghiasi hanyalah gerimis sendu
membatalkan kepuncak dan memasak apa yang ada
hampir berhasil tapi kebanyakan gagal
karena gas habis,nasi mentah,dll.

untung tidak ada kemarahan disitu
kami makan nugget dan bakwan
tapi ada sedikit kekesalan
mereka kesal dan merasa mereka (3 org lelaki)
kurang memiliki sifat altruisme
sehingga banyak struggle yang kami hadapi

entahla kami tidak mengerti
kenapa mereka seperti itu
atau karena baru pertama kali
mengiringi banyak orang atau ah ntahla

jadi tepat hari itu kabut dan embun menghiasi
tepat didepan mata kami
aku tak kecewa karena rasanya
aku jadi semakin penasaran dan ingin lagi ke gunung
aku ingin merasakannya lagi
berjuang untuk mencapai puncak dan menikmati perjalanan dengan teman







Mounth Marapi 09-02-2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SAD

Tidak mudah

Dad was my firts love